SUARANEWS86.COM || Ketegangan sempat terjadi antara dua anggota TNI dari Yonif 412 dan rombongan ormas Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) di kawasan Tugu Pertigaan Salaman, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (28/5/2025).
Peristiwa berawal saat dua personel TNI yang tengah melintas dari arah Magelang menuju Purworejo menggunakan kendaraan berpelat OZ harus menghentikan laju mobil mereka karena terhalang konvoi ormas GPK. Keduanya memutuskan menepi sambil menunggu rombongan selesai melintas.
Setelah cukup lama menunggu tanpa diberikan jalan, salah satu anggota TNI turun dari kendaraan dan meminta agar dibukakan jalan, dengan alasan tengah terburu-buru. Namun permintaan tersebut tidak direspons oleh massa GPK. Saat kendaraan hendak diparkir, seorang anggota GPK mendekati mobil tersebut dan menendang pintu bagian kanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi tersebut memicu ketegangan dan adu mulut antara kedua belah pihak. Situasi baru mereda setelah seorang Babinsa yang berada di sekitar lokasi datang dan melerai keduanya. Meski tidak menimbulkan bentrokan fisik, pelaku penendangan akhirnya diamankan oleh TNI guna dimintai keterangan.
Beberapa saat setelah insiden itu, rombongan GPK kembali berpapasan dengan konvoi anggota TNI dari Yonif 403 yang melintas di jalur berbeda. Tindakan anggota GPK yang menggeber-geber knalpot motor dinilai memprovokasi, hingga memicu reaksi dari sejumlah personel TNI yang turun dari truk dan melakukan penyekatan.
Beruntung, kedua insiden tersebut tidak berkembang menjadi bentrokan. Pihak TNI dilaporkan telah mengambil langkah pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI maupun pimpinan ormas GPK terkait insiden tersebut. **
Editor : Reza





















