SUARANEWS86.COM || Personel TNI membubarkan massa yang melakukan aksi di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Kamis, 25 Desember 2025. Satu orang ditangkap dalam kejadian tersebut.
“Sebelum diamankan, seorang pria pemilik senjata mematikan itu diduga sebagai provokator. Dia sempat menggiring anarkis kelompok tersebut dengan meneriakkan untuk melawan,” kata Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran.

Ali Imran mengatakan pria tersebut sempat menghindar dan kabur begitu prajurit TNI mendekat. Namun, aksi pria yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya itu dihentikan oleh seseorang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melansir dari laman AJNN, Menurut Ali Imran petugas turut mendapatkan satu pucuk pistol dan senjata tajam berupa rencong dari dalam tas yang dikalungkan di dada pria tersebut. Prajurit TNI kemudian menyerahkan pria bersama barang bukti senjata api dan senjata tajam itu kepada pihak kepolisian, yang turut hadir di lokasi.
Dalam pernyataannya, Ali Imran turut menegaskan larangan pengibaran bendera Bintang Bulan–yang disebutnya sebagai bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Aksi pembubaran massa yang mengibarkan bendera Bintang Bulan tersebut turut mengganggu aktivitas pengguna jalan.
“Setelah kejadian sekitar satu jam, situasi kembali normal. Arus lalu lintas kendaraan berjalan normal. Namun Masyarakat setempat mengaku, bahwa kelompok tersebut bukan orang daerah setempat. Bahkan warga pun tidak begitu mengenali,” kata Danrem. **
Editor : Reza

























