Tak Percaya Pengadilan Militer, Ayah Prada Lucky Namo Dilaporkan Langgar Disiplin Prajurit

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Persidangan kasus dugaan penganiayaan berantai yang menewaskan Prajurit Dua (Prada) Lucky Chepril Saputra Namo masih bergulir di Pengadilan Militer (Dilmil) III-15 Kupang.

Sejumlah saksi dihadirkan untuk dimintai keterangan, sementara ruang sidang dipenuhi keluarga korban yang datang memberikan dukungan moral, termasuk ayah almarhum, Pelda Chrestian Namo, dan ibunya, Sepriana Paulina Mirpey.

Namun, di tengah proses hukum yang sedang berjalan, pernyataan Pelda Chrestian di sejumlah media televisi menarik perhatian publik. Ia mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap pengadilan militer serta mengaku tidak memperoleh informasi yang memadai dari satuannya terkait perkembangan kasus anaknya.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus kematian Prada Lucky dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan hukum militer.

“Proses sidang sudah berjalan di Pengadilan Militer III-15 Kupang dengan agenda pemeriksaan saksi. Saya sebagai pimpinan wilayah terus memantau jalannya persidangan dan memastikan penegakan hukum dilaksanakan sesuai aturan,” kata Hendro dalam keterangannya, dilansir Rabu, 5 November 2025.

Hendro juga menekankan pentingnya disiplin dan etika prajurit dalam setiap tindakan, terutama saat menghadapi situasi sulit.

Baca Juga :  Wapres RI Gibran Rakabuming Dijadwalkan akan Buka Festival Pacu Jalur 2025

“Kami selalu menekankan kepada seluruh prajurit untuk memegang teguh disiplin dan etika kehidupan keprajuritan. Saya juga mengimbau kepada rekan-rekan media agar lebih selektif dalam pemberitaan, supaya tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem mengungkapkan adanya laporan dugaan pelanggaran disiplin oleh Pelda Chrestian.

“Saya sudah menerima laporan dari Dandim 1627/Rote Ndao bahwa Pelda Chrestian diduga melakukan pelanggaran disiplin keprajuritan. Saat ini sedang kita dalami dan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, dalam waktu dekat kita lihat laporan apa yang akan disampaikan oleh komandan Kodim,” jelas Hendro.

Baca Juga :  Sosialisasikan Program P4GN Kepada Masyarakat Desa, LIRA Bersama BNNK Gandeng Karang Taruna

Ia menegaskan bahwa tuduhan Pelda Chrestian mengenai kurangnya transparansi tidak benar.

“Tidak benar kalau dikatakan Pelda Chrestian tidak mendapat informasi. Yang bersangkutan sudah dua kali kami panggil ke Korem untuk diberikan penjelasan,” kata Hendro.

“Semua proses, mulai dari penyelidikan hingga penyerahan berkas ke Oditur Militer, berjalan transparan. Kami bahkan hadir langsung dalam prosesi pemakaman almarhum sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral,” tandasnya. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden LIRA Didampingi Gubernur Lemhanas RI Lantik DPP Lembaga Sayap Organisasi
Usai Diberitakan, Petugas Tebang Pohon Tua di Bluto
Guru SMK di Jambi yang Adu Jotos Sama Siswanya Lapor Polisi
Pangdivif 1 Kostrad Pimpin Sertijab Danyonkes 1 dan Tradisi Korps Prajurit Divif 1 Kostrad
Pohon Mengancam Maut di Bluto, Warga Terancam, Pemerintah Lempar Tangan !
Menakar Urgensi Proof of Reserve (PoR) dan UU P2SK dalam Menjamin Keamanan Dana Investor Kripto di Indonesia
Heboh! Guru di Jambi Dikeroyok Siswa Sendiri, Begini Kronologinya
Kapolresta Tangerang Tinjau Banjir di Margasari Tigaraksa, Distribusikan Bantuan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:50 WIB

Presiden LIRA Didampingi Gubernur Lemhanas RI Lantik DPP Lembaga Sayap Organisasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:26 WIB

Usai Diberitakan, Petugas Tebang Pohon Tua di Bluto

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:40 WIB

Guru SMK di Jambi yang Adu Jotos Sama Siswanya Lapor Polisi

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:02 WIB

Pangdivif 1 Kostrad Pimpin Sertijab Danyonkes 1 dan Tradisi Korps Prajurit Divif 1 Kostrad

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:47 WIB

Pohon Mengancam Maut di Bluto, Warga Terancam, Pemerintah Lempar Tangan !

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page