SUARANEWS86.COM || Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky mengungkapkan kekesalannya setelah mendapati Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Darul Aman dalam keadaan kosong tanpa dokter pada Jumat (18/4/2025) dini hari.
Al-Farlaky tiba di UPTD Puskesmas Darul Aman sekitar pukul 00.45 WIB, Jumat (18/4/2025). Politikus Partai Aceh itu mengaku harus mengetuk pintu IGD beberapa kali baru keluar petugas.
Dalam kunjungan itu, Al-Farlaky juga mengaku mengetahui tidak ada dokter jaga di IGD. Padahal di laporan piket menunjukkan ada dua dokter yang seharusnya bertugas.
“Kalau situasi seperti ini terus dibiarkan bagaimana pasien berobat. Jika ini tidak ada perubahan tentu akan mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Aceh Timur,” kata Al-Farlaky dalam keterangannya.
Mantan anggota DPR Aceh dua periode itu menjelaskan, pelayanan IGD harus aktif 24 jam, apalagi Puskesmas Darul Aman berada di jalur strategis lintas Medan-Banda Aceh.
“IGD tidak boleh tutup. Bagaimana kalau ada pasien datang dalam kondisi darurat, tetapi tidak ada dokter dan pintu terkunci? Tentu mereka akan pulang tanpa mendapat pelayanan,” jelasnya.
Iskandar juga menyoroti keberadaan sopir ambulans yang seharusnya tetap berada di tempat agar proses rujukan dapat dilakukan dengan cepat jika ada pasien dalam kondisi darurat.
Ia mengancam akan memberikan sanksi kepada dokter yang tidak menjalankan tugas, mulai dari teguran hingga pemotongan tunjangan. **
Editor : Reza



















