SUARANEWS86.COM || Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau memeriksa 12 personel Polres Kampar, pasca kaburnya 11 tahanan dari sel di Mapolres setempat. Para tahanan kabur setelah membobol ventilasi sel.
“Baru 12 orang (diperiksa),” ujar Kepala Bidang Propam Polda Riau, Kombes Pol Edwin L Sengka, di Mapolda Riau, dikutip dari Cakaplah, Kamis (15/5/2025).
Sengka mengatakan, saat ini proses penyelidikan terkait kaburnya tahanan masih berlanjut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masih dalam penyelidikan,” ucap Edwin.
Kapolres Kampar AKBP Mirhadi Mirwan diduga ikut diperiksa. Namun Edwin belum mau membeberkan siapa saja 12 personel tersebut.
“Kita fokus tangkap (tahanan kabur) dulu, semua yang piket malam akan kita periksa,” tutur Edwin.
Dari 11 tahanan kabur, dua orang telah ditangkap yakni Feri Rahmadi yang terlibat kasus narkoba dan Okta Epandri, tahanan kasus pencurian dengan pemberatan (curat).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan menyebut, dua tahanan itu ditangkap di daerah Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Rabu (14/5/2025) malam.
Kedua tahanan itu terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha kabur saat diamankan.
“Sudah dilakukan penindakan terhadap dua orang. Ditangkap di Air Tiris. Dilakukan tindakan tegas, terukur,” kata Asep.
Sebanyak 11 orang tahanan kabur dari sel Mapolres Kampar pada Rabu (14/5/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 02.05 WIB.
Para tahanan membobol ventilasi sel. Aksi itu telah direncanakan sejak jauh hari.
Pasca tahanan kabur, Polda Riau membentuk tim khusus yang dipimpin Wakapolda Riau, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo. Tim langsung turun ke lapangan membantu Polres Kampar memburu para tahanan. **
Editor : Reza



















