SUARANEWS86.COM || Pasangan suami istri bernama Gilang Kurniawan (28) dan Cindy Desta Nanda (28) ditemukan tak sadarkan diri di dalam kamar penginapan Glamping di Nagari (Desa) Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (9/10).
Cindy dinyatakan meninggal usai dilarikan ke Puskesmas. Sementara kondisi Gilang kritis dan masih mendapatkan penanganan di rumah sakit.
Gilang dan Cindy informasinya baru tiga hari menikah. Mereka kemudian berbulan madu di lokasi glamping yang terletak di tepi danau dengan pemandangan danau dan pegunungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya mengatakan, kepolisian masih menunggu keputusan untuk visum terhadap jenazah korban.
“Kami lagi menunggu visumnya. Untuk lebih detail, silakan ke Kapolsek,” ujar Agung dihubungi kumparan, Jumat (10/10).
Kronologi Kejadian
Polisi mengungkap kronologi kasus bulan madu sepasang suami istri yang berujung maut di sebuah penginapan di Alahan Panjang, Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (9/10/2025).
Kapolsek Lembah Gumanti AKP Barata Rahmat Sukarsih menyebutkan, peristiwa berawal saat pasutri itu masuk ke penginapan pada Rabu (8/10/2025) siang.
Pasutri asal Padang itu kemudian menginap hingga Kamis (9/10/2025) pagi, ketika pelayan datang mengantarkan sarapan pagi.
“Saat pelayan mau mengantarkan sarapan pagi, pasutri itu masih merespons atau menyahut kedatangan pelayan,” kata Barata.
Namun, saat itu, sarapan belum sempat diberikan karena pasutri tersebut sedang mandi. Setelah pelayan itu kembali dan mau mengantarkan sarapan, pasutri tersebut tidak lagi merespons.
“Saat pelayan datang untuk kedua kalinya, pasutri itu tidak lagi menyahut,” kata Barata.
Kemudian, pelayan itu memberi tahu rekan lainnya, lalu mereka masuk dengan dibuka paksa.
“Lalu, mereka menemukan kedua pasutri sedang tergeletak di lantai kamar mandi,” kata Barata.
Selanjutnya, kedua korban dilarikan ke Puskesmas Alahan Panjang, Di Puskesmas itu, sang istri, CDN (28), dinyatakan meninggal dunia. Adapun suami, GK, dirujuk ke RSUD Arosuka dengan kondisi kritis.
Olah TKP
Lokasi tersebut kini dipasangi garis polisi. Olah TKP juga telah dilakukan.
Sementara itu, Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Barata Rahmat Sukarsih mengatakan dari hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Visum luar tidak ada ditemukan tanda kekerasan. Kondisinya sudah meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas,” kata dia.
Beredar Info Diduga Korban Keracunan Gas
Beredar info korban tewas karena keracunan gas dari pemanas air. Soal ini, Barata mengatakan pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut.
“Kami belum bisa menyimpulkan. Kalau untuk kemungkinan-kemungkinan bisa semua. Tapi belum bisa dipastikan,” jelasnya.
Saat ini, kepolisian terkendala dalam penyelidikan karena jenazah korban telah dimakamkan.
“Informasinya korban sudah dimakamkan tadi. Otomatis tidak dilakukan autopsi. Autopsi ini kan sesuai permintaan keluarga,” ungkapnya.
“Keluarga sudah ditawarkan, awalnya disetujui, sudah membuat laporan polisi dan permohonan autopsi, namun tidak jadi. Kami tidak tahu apa alasan keluarga,” sambung Barata. **
Editor : Reza





















