SUARANEWS86.COM || Pekanbaru — Seorang nenek di Pekanbaru bernama Rosmiati ditemukan dalam kondisi mengiris hati.
Wanita lanjut usia (Lansia) itu terbaring sakit di dalam rumah tak layak huni di Jalan Khayangan, RT 002 RW 11, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.
Nenek yang hidup sebatang kara tersebut akhirnya dievakuasi oleh Dinas Sosial Pekanbaru.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, dikutip dari Kompas.com mengatakan pada Jumat (14/2/2025) ia mendapat informasi dari warga bahwa ada nenek yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk.
“Begitu dapat informasi dari warga, saya langsung datang ke lokasi untuk memastikan. Sampai di sana, ternyata benar kondisi nenek ini sangat memperihatinkan,” ujar Zulkardi melalui sambungan telepon, Sabtu (15/2/2025).
Zulkardi kemudian menghubungi Dinas Sosial Pekanbaru untuk mengevakuasi nenek tersebut.
Nenek Rosmiati ditemukan dalam kondisi yang sangat memilukan.
Tubuh tuanya terbaring sakit di atas tikar plastik.
Ia sudah tak mampu berjalan karena kakinya sudah lemah akibat faktor usia.
“Waktu itu nenek Rosmiati kami lihat sedang berbaring di atas tikar. Yang bikin sedihnya, di kepalanya banyak belatung. Mungkin karena kelamaan berbaring,” sebut Zulkardi.
Pada Jumat sekitar jam tujuh malam, Zulkardi bersama petugas Dinas Sosial membawa nenek Rosmiati ke Rumah Sakit Petala Bumi.
“Sekarang nenek Rosmiati berada di rumah ICU Rumah Sakit Petala Bumi untuk dilakukan perawatan,” sebutnya.
Zulkardi menyebut, nenek Rosmiati tidak ditemukan keluarganya, sehingga hidup sebatang kara.
Setelah dilakukan perawatan di rumah sakit, rencananya nenek Rosmiati ditempatkan di panti sosial.
Zulkardi mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan pertolongan kepada nenek tersebut.
“Nanti kita tempatkan di panti jompo. Kita lagi komunikasi dengan Kemensos untuk menempatkan nenek ini di Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Abiseka Pekanbaru. Karena masuk dalam kategori yang bisa ditempatkan di panti jompo, karena tidak ada sama sekali keluarganya. Kalau nenek Zaimah kemarin masih ada keluarganya, tapi keluarganya tidak mau juga merawat,” kata Zulkardi. **
Editor : Reza



















