Nekad Melewati Jalan yang Telah di Portal, Pengusaha Ekspedisi Diduga Telah Melanggar Aturan

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Keberadaan Gudang ekspedisi milik Sitohang yang berada tidak jauh dari kantor Camat Payung Sekaki saat ini menjadi polemik dikalangan masyarakat sekitar.

Polmemik terjadi diakibatkan tidak mematuhi UU lalu lintas dan angkutan jalan, dimana mobil ekspedisi milik Sitohang bertonase besar tetap nekad melintasi jalan pemukiman masyarakat, hal itu akan mengakibatkan jalan lingkungan tidak bertahan lama.

Masyarakat sekitar baru saja menikmati jalan yang baru diaspal dan cukup lama rusak, oleh sebab itu mesti saling menjaga agar tidak rusak kembali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada dugaan pemilik ekspedisi melawan atau tidak mengindahkan aturan yang telah dibuat, informasi yang diterima dilapangan, pemortalan dipasang bersama Dishub kota Pekanbaru, Forkopincam Payung Sekaki dan masyarakat, agar tidak boleh dilewati kendaraan bernotase besar.

Setelah dilakukan pemasangan portal, diduga membangkang, mobil ekspedisi pun melintas masuk melalui jalan Fajar, sikap pemilik gudang ekspedisi yang diduga tidak bermasyarakat tersebut menjadi perhatian tim media dan masyarakat.

Baca Juga :  Tim KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Riau

Dimana yang seharusnya, mobil bernotane besar tidak masuk ke jalan lingkungan masyarakat, namun yang harus dilakukan melansir barang bawaan dari jalan besar menggunakan mobil pickup untuk masuk ke gudang.

Salah satu warga saat dikonfirmasi mengatakan, ini jalan sudah lama rusak dan baru saja diaspal untuk dinikmati masyarakat dan untuk kendaraan kecil, jika yang lalu lalang kendaraan bernotase besar, mana lah tahan jalan ini, sebentar aja bisa rusak lagi ni jalan,” ucapnya geram. Sabtu (28/2/26).

Untuk itu, tim media mendatangi gudang ekspedisi milik Sitohang bermaksud hendak meminta konfirmasi terkait keluhan masyarakat, namun bukannya jawaban yang di terima, tim media diusir oleh kepala gudang yang menganggap dirinya berkuasa.

Baca Juga :  LBH Keadilan Negeri Junjungan Bengkalis Berikan Penyuluhan Hukum Bagi WBP Lapas Pekanbaru

Dari sikapnya, kepala gudang menganggap kedatangan kami seperti kedatangan preman yang mau menganggu aktivitas di gudang ekspedisi milik Sitohang.

Selanjutnya tim media meminta konfirmasi Camat Payung Sekaki, Yurikha Herian Danni, S.STP., M.Si. Dikatakannya, kita juga telah memberi himbauan kepada seluruh pelaku usaha agar saling menjaga dalam hal penggunaan jalan.

Namun jika masih ada juga pelaku usaha yang tidak mengindahkan himbauan dari kecamatan, terkait larangan kendaraan bernotase besar dalam penggunaan Jalan masyarakat, itu akan ditindaklanjuti oleh instansi terkait seperti dinas perhubungan dan pihak kepolisian,” ucapnya.

Kita selaku pihak kecamatan cukup bersukur juga jalan yang selama ini banyak mengalami kerusakan akhirnya mulus juga, untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat agar saling menjaga agar jalan yang kita gunakan saat ini tidak mengalami kerusakan lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Aksi Balap Liar, Ditlantas Polda Riau Akan Gelar 'Riau Bhayangkara Race Cup 2025'

Menanggapi hal itu, Pimpinan BASMI Riau, Fadli merasa geram atas sikap arogan kepala gudang yang mengusir rekan media untuk melakukan konfirmasi terkait polemik dari masyarakat.

Kita minta Camat Payung Sekaki dan Instansi terkait untuk mengambil sikap tegas, beri sanksi tegas jika perlu cabut izin usahanya,” sebutnya.

Pengusaha yang memiliki gudang di lingkungan masyarakat harusnya bisa bermasyarakat dan pikirkan juga kepentingan masyarakat, bukan sekedar mencari keuntungan pribadi.

Jika hal ini terus dibiarkan, pastinya sangat berdampak buruk dan akan menimbulkan keributan, guna menghindari terjadinya keributan, untuk itu kita minta kepada pihak atau dinas terkait jangan ditunda-tunda lagi, segera lakukan tindakan tegas dan terukur, beri sanksi tegas jika perlu cabut izin usahanya,” tutupnya. (Zha)

 

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Lebaran, Kalapas Pekanbaru Ikuti Penguatan Kanwil Ditjenpas Riau Terkait Tugas Pemasyarakatan dan Pengamanan
Tegas! Pejabat Pemko Pekanbaru Dilarang Mudik Gunakan Mobil Dinas, Membandel Akan Disangsi
Penahanan Abdul Wahid Cs Dipindahkan ke Lapas Pekanbaru, Menanti Proses Sidang
Tiba di Rutan Sialang Bungkuk, Abdul Wahid Disambut Ratusan Simpatisan
Plt Gubri dan Personel Polda Siap Amankan SPBU dari Penimbunan BBM
Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo Resmi Tutup TMMD ke 127 di Kuansing
Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo Lakukan Kunjungan Kerja ke Makodim 0302/Inhu
Personel TMMD ke-127 Selesaikan Jalan Penghubung Rawang Oguong dan Teratak Jering

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:24 WIB

Jelang Lebaran, Kalapas Pekanbaru Ikuti Penguatan Kanwil Ditjenpas Riau Terkait Tugas Pemasyarakatan dan Pengamanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:49 WIB

Tegas! Pejabat Pemko Pekanbaru Dilarang Mudik Gunakan Mobil Dinas, Membandel Akan Disangsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:47 WIB

Penahanan Abdul Wahid Cs Dipindahkan ke Lapas Pekanbaru, Menanti Proses Sidang

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:43 WIB

Plt Gubri dan Personel Polda Siap Amankan SPBU dari Penimbunan BBM

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:14 WIB

Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo Resmi Tutup TMMD ke 127 di Kuansing

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page