Kronologi Kebakaran Gedung ATR/BPN, Kertas Arsip Terbakar Menimbulkan Asap Tebal

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jakarta – Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran. Titik api berasal dari ruang humas.

Kebakaran terjadi pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 23.09 WIB. Petugas pemadam kebakaran lalu tiba di lokasi sekitar pukul 23.16 WIB.

Api Terlihat di Ruang Humas

Dilansir dari Detiknews, Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan operasi pemadaman kebakaran dimulai pukul 23.18 WIB. Petugas melihat titik api berasal dari ruang humas gedung Kementerian ATR/BPN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Api terlihat dari ruang humas lantai dasar,” kata Satriadi kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).

Baca Juga :  Perwira TNI Jadi Tersangka Kematian Prada Lucky, Kadispenad: Sengaja Izinkan Kekerasan

Satriadi mengatakan petugas sekuriti setempat awalnya mencoba memadamkan api dengan alat pemadam api ringan atau apar. Namun, nyala api telah membakar sejumlah kertas arsip di lokasi hingga menimbulkan asap tebal.

“Sekuriti menangani api awal dengan apar. Namun api sudah membakar kertas-kertas arsip di atas meja menghasilkan asap tebal dan sekuriti melapor damkar untuk meminta bantuan,” katanya.

62 Unit Personel Dikerahkan

Total ada enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Satriadi mengatakan pihaknya juga menurunkan 62 personel pemadam kebakaran untuk memadamkan api di gedung Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga :  LBH Taretan Legal Justitia Soroti Realisasi DD dan AD yang Syarat Penyimpangan, Kirimi Surat Terbuka untuk Kepala Desa

“Jumlah personel 62 orang,” katanya.

Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan pukul 23.45 WIB. Operasi pemadaman kebakaran gedung Kementerian ATR/BPN dinyatakan selesai pada pukul 00.35 WIB.

Kerugian Ditaksir Rp 448 Juta

Satriadi mengatakan dari dugaan awal, kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN terjadi akibat korsleting pada perangkat pendingin udara atau air conditioner.

“Dugaan penyebab diduga korsleting perangkat AC,” kata Satriadi.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid juga telah buka suara terkait kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN. Dia memastikan tidak ada korban jiwa yang timbul.

Baca Juga :  Abdul Wahid, Jerit Kemiskinan Riau dan Deretan Pemimpin Bermental Korup

Nusron mengaku belum mengetahui berkas yang ikut terbakar. Namun, dia yakin penyebab kebakaran gedung ATR/BPN bisa segera diketahui.

“Masih (penyelidikan penyebab kebakaran), pasti nanti ketahuan kok,” ujar Nusron. **

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Rumbai, Motor Bonceng 3 Tabrak Truk Parkir, 1 Tewas Ditempat
Guru Agama SDN 01 Sebatik Dirawat di RS, Alami Trauma Diduga Akibat Diskriminasi
Miris! Guru Agama di SDN 01 Nunukan Dikucilkan Rekan Kerja, Tunjangan Sertifikasi Setahun Tak Cair
Bitcoin Anjlok ke US$60.000, INDODAX: Aksi Jual Institusi dan Likuidasi Besar Jadi Biang Keroknya
Heboh! Minta Pindahkan Tiang PLN, Warga Malah Diminta Biaya Rp28 Juta
Warga Minas Dibuat Heboh atas Penemuan Mayat Wanita Tewas Mengenaskan Didalam Rumah
Karhutla Kembali Melanda, BPBD Riau Catat 126 Hektare Lahan Terbakar
Sesuai Intruksi Presiden, TNI AD Nyatakan Perang Terhadap Sampah

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:21 WIB

Kecelakaan Maut di Rumbai, Motor Bonceng 3 Tabrak Truk Parkir, 1 Tewas Ditempat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

Guru Agama SDN 01 Sebatik Dirawat di RS, Alami Trauma Diduga Akibat Diskriminasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:15 WIB

Miris! Guru Agama di SDN 01 Nunukan Dikucilkan Rekan Kerja, Tunjangan Sertifikasi Setahun Tak Cair

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:56 WIB

Bitcoin Anjlok ke US$60.000, INDODAX: Aksi Jual Institusi dan Likuidasi Besar Jadi Biang Keroknya

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:11 WIB

Heboh! Minta Pindahkan Tiang PLN, Warga Malah Diminta Biaya Rp28 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page