Kirab Maung MV3, Wujud Kemandirian Alutsista Nasional dan Kedekatan TNI-Polri dengan Masyarakat

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Bandung – Setelah penyerahan resmi 700 unit kendaraan operasional (ranops) Maung MV3 produksi PT Pindad kepada TNI dan Polri, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo memimpin pelepasan Kirab Ranops Maung MV3, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (01/02/25).

Acara ini tidak hanya merupakan wujud dari kemandirian alutsista nasional, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI-Polri dengan masyarakat.

Kirab ini tidak hanya melibatkan personel TNI-Polri, akan tetapi masyarakat juga turut serta menaiki kendaraan operasional Maung MV3.

Baca Juga :  Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Kampanye Kesehatan di POB Komanda

Hal ini mencerminkan sinergi dan kedekatan antara aparat TNI-Polri dengan rakyat dalam menjaga keutuhan NKRI, yang diwujudkan dalam bentuk kirab dengan tiga rute berbeda.

Rute pertama, dimulai dari Gedung Sate melintasi Jl. Diponegoro, Jl. Dago Bawah, Jl. Merdeka, Jl. Lembang, Jl. Asia Afrika, Jl. Sudirman, Jl. Gardujati, Jl. Pasir Kaliki, Jl. Pajajaran, dan berakhir di Pintu Depan Lanud Husein Sastranegara.

Kemudian rute kedua berawal dari Jl. Padjajaran, melewati Jl. Cicendo, Jl. Kebon Kawung, Jl. Pasir Kaliki, dan kembali ke Jl. Padjajaran.

Baca Juga :  Partai NasDem Copot Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

Sedangkan rute ketiga dimulai dari Jl. Gunung Batu, melewati Jl. Junjunan, Jl. Muchtar Kusumaatmaja, Jl. Pasopati, Jl. Majapahit, kembali ke Jl. Pasopati, kemudian melintasi Jl. Muchtar Kusumaatmaja, Jl. Junjunan, Jl. Sukaraja 1, dan berakhir di Jl. Kapten Nata atau Pintu Belakang Lanud Husein Sastranegara.

Lebih dari sekadar parade kendaraan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya penguatan industri pertahanan dalam negeri.

Di sisi lain, dengan semangat inovasi dan kemandirian, produksi Maung dalam jumlah besar juga berdampak positif pada perekonomian nasional, baik dalam mendukung stabilitas negara maupun membuka peluang ekspor ke pasar internasional, sehingga dapat menjadi devisa bagi negara.

Baca Juga :  Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Bulan Ramadhan, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Rutin

Pemanfaatan produk dalam negeri untuk mendukung pertahanan dan keamanan nasional, merupakan bentuk tanggung jawab atas kepercayaan rakyat kepada TNI dan Polri. **

(Biro Infohan Setjen Kemhan)

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Lawatan ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Kembali Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Bencana
Logistik sebanyak 80 Ton untuk Bantuan Korban Banjir di Wilayah Aceh Tengah Dilaporkan Hilang
Wakapuspen TNI: Semua Unsur Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana
Bantuan Solidaritas Masyarakat Riau untuk Aceh Sebanyak 150 Ton Diangkut dengan Kapal Perang
Irjen Herry Heryawan Jadi Motor Penggerak Utama dalam Misi Kemanusiaan Bencana di Sumatera
Menteri Sosial Gus Ipul Ingatkan Masyarakat: Galang Dana Bencana Harus Izin Dulu
Perdana Menteri dan Presiden Pakistan Jemput Langsung Presiden Prabowo di Bandara Islamabad
TNI Lakukan Airdrop Bantuan Sembako 5,4 Ton di Blankejeren, Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:27 WIB

Usai Lawatan ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Kembali Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:15 WIB

Logistik sebanyak 80 Ton untuk Bantuan Korban Banjir di Wilayah Aceh Tengah Dilaporkan Hilang

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:09 WIB

Wakapuspen TNI: Semua Unsur Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:30 WIB

Bantuan Solidaritas Masyarakat Riau untuk Aceh Sebanyak 150 Ton Diangkut dengan Kapal Perang

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:19 WIB

Irjen Herry Heryawan Jadi Motor Penggerak Utama dalam Misi Kemanusiaan Bencana di Sumatera

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page