INDODAX Raih Penghargaan Prestisius pada CFX Crypto Conference 2025

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jakarta — PT Central Finansial X (CFX) resmi mengumumkan para penerima penghargaan tahunan dalam rangkaian CFX Crypto Conference 2025 (Triple C). Acara ini mengusung tema “Crypto’s Role in Indonesia’s Sustainable Economy, Innovation, Market Resilience, and Collaborative Regulation”, yang menegaskan peran penting kripto dalam membangun ekosistem berkelanjutan di Indonesia.

Penghargaan tahun ini diberikan kepada tiga pihak yang dinilai berjasa besar terhadap pertumbuhan industri kripto nasional. INDODAX memperoleh penghargaan sebagai anggota dengan volume transaksi tertinggi sepanjang tahun 2025. Bappebti menerima apresiasi khusus atas kontribusinya sebagai lembaga pemerintah yang merintis fondasi regulasi. Coinvestasi diganjar penghargaan karena konsistensinya menyelenggarakan acara global yang memperkuat literasi dan eksposur kripto di Indonesia.

Dalam sambutannya, Subani, Direktur Utama CFX, menekankan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan representasi nyata dari tema besar Triple C 2025. Menurutnya, penghargaan ini menjadi simbol kolaborasi sekaligus dorongan agar ekosistem kripto di Indonesia terus berkembang secara sehat.

Subani menjelaskan, isu sustainable economy menjadi sorotan penting. Menurutnya, perkembangan kripto perlu diarahkan pada kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk membuka ruang bagi penggunaan energi terbarukan dan efisiensi digital.

Selain itu, aspek market resilience juga menjadi perhatian utama. Ia mengakui bahwa aset global seperti Bitcoin dan Ethereum sangat dipengaruhi pasar internasional, tetapi menurutnya Indonesia tetap memiliki peluang memperkuat ketahanan pasar lewat inovasi produk dan peningkatan likuiditas.

“Jika likuiditas meningkat, dampaknya bisa meluas ke sektor lain di perekonomian. Dengan populasi yang besar, Indonesia masih punya ruang luas untuk memperluas adopsi kripto dan memperkuat daya saing pasar domestik,” jelasnya. 12 September 2025.

Terkait penghargaan yang diraih INDODAX, Subani menyampaikan apresiasi dan harapan besar. Ia menilai capaian INDODAX bukan hanya keberhasilan perusahaan, tetapi juga dorongan bagi anggota lain untuk terus meningkatkan kontribusi.

“INDODAX telah membuktikan dirinya sebagai elemen penting dalam membesarkan pasar kripto nasional. INDODAX telah menjadi yang terdepan dalam menumbuhkan market kripto. Kami berharap prestasi ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan tahun depan. Idealnya, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi anggota lain untuk mengejar,” tuturnya.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Kembali ke US$110.000, Transaksi Domestik Meningkat

Menanggapi penghargaan tersebut, CEO INDODAX, William Sutanto, menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad untuk terus memperkuat peran INDODAX di industri kripto nasional. Ia menegaskan penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim serta kepercayaan jutaan anggota INDODAX.

“Kami berterima kasih kepada CFX atas penghargaan ini. Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa INDODAX selalu berkomitmen menghadirkan platform yang aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Kami percaya ke depan, peran INDODAX tidak hanya menjaga likuiditas, tetapi juga mendorong inovasi yang berdampak pada ekonomi digital Indonesia,” ujar William.

William juga menekankan pentingnya sinergi dengan regulator dan pemangku kepentingan lain. Menurutnya, perkembangan kripto hanya dapat tumbuh berkelanjutan bila didukung ekosistem yang solid dan regulasi yang jelas.

Baca Juga :  Mutasi Jabatan Sumenep, Antara Bayang-bayang Sang Paman dan Politik Balas Budi

“Kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat adalah kunci. INDODAX siap menjadi bagian dari dialog aktif itu demi menciptakan ekosistem kripto Indonesia yang sehat dan kompetitif,” tambahnya.

Sementara itu, penghargaan untuk Bappebti disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap lembaga yang berjasa besar sejak awal kemunculan industri kripto di Indonesia. Tanpa fondasi regulasi yang jelas, ekosistem perdagangan kripto tidak akan berkembang seperti sekarang.

Dengan penyelenggaraan Triple C 2025, CFX menegaskan komitmennya menjadikan Indonesia sebagai pusat perdagangan kripto yang tangguh, inovatif, dan kolaboratif. Konferensi ini sekaligus diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat daya saing Indonesia di level regional.

CFX berencana melanjutkan tradisi ini setiap tahun, dengan tema yang akan terus diperbarui sesuai dinamika industri. Dengan demikian, Triple C diharapkan tidak hanya menjadi panggung apresiasi, tetapi juga forum strategis yang menyiapkan arah masa depan kripto Indonesia. (Fa)

 

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Agama SDN 01 Sebatik Dirawat di RS, Alami Trauma Diduga Akibat Diskriminasi
Miris! Guru Agama di SDN 01 Nunukan Dikucilkan Rekan Kerja, Tunjangan Sertifikasi Setahun Tak Cair
Bitcoin Anjlok ke US$60.000, INDODAX: Aksi Jual Institusi dan Likuidasi Besar Jadi Biang Keroknya
Heboh! Minta Pindahkan Tiang PLN, Warga Malah Diminta Biaya Rp28 Juta
Sesuai Intruksi Presiden, TNI AD Nyatakan Perang Terhadap Sampah
RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-8 dengan Aksi Sosial untuk Anak Yatim Piatu
Bitcoin Sempat Turun ke US$74.000, ‘Mega Whale’ Terpantau Tetap Borong Bitcoin
TNI AD Resmi Tahan Serda Heri Babinsa yang Tuding Pedagang Es Gabus Gunakan Spons

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

Guru Agama SDN 01 Sebatik Dirawat di RS, Alami Trauma Diduga Akibat Diskriminasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:15 WIB

Miris! Guru Agama di SDN 01 Nunukan Dikucilkan Rekan Kerja, Tunjangan Sertifikasi Setahun Tak Cair

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:56 WIB

Bitcoin Anjlok ke US$60.000, INDODAX: Aksi Jual Institusi dan Likuidasi Besar Jadi Biang Keroknya

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:11 WIB

Heboh! Minta Pindahkan Tiang PLN, Warga Malah Diminta Biaya Rp28 Juta

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:02 WIB

Sesuai Intruksi Presiden, TNI AD Nyatakan Perang Terhadap Sampah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page