Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Drastis, Tembus Rp37.000 per Kg

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Memasuki penghujung tahun 2025, masyarakat Kota Pekanbaru mulai mengeluhkan lonjakan harga sejumlah komoditas pangan pokok. Berdasarkan pantauan di Pasar Dupa pada Jumat (26/12/2025) pagi, kenaikan harga yang paling mencolok terjadi pada sektor protein hewani, terutama ayam potong, daging sapi, dan ikan air tawar.

Kenaikan signifikan terlihat pada harga ayam potong yang kini menyentuh angka Rp37.000 per kilogram. Padahal, beberapa hari sebelumnya, para pedagang masih menjual di kisaran harga normal, yakni Rp30.000 per kilogram. Lonjakan sebesar Rp7.000 ini dinilai cukup drastis bagi konsumen rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner.

Hasan, salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Dupa, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan ini merupakan siklus tahunan.

“Harga ayam sekarang Rp37.000 per kilogram. Memang setiap masuk momen tahun baru harganya pasti merangkak naik,” ujar Hasan saat ditemui di sela-sela kesibukannya melayani pembeli.

Tidak hanya ayam, harga daging sapi juga mengalami eskalasi yang cukup tinggi. Komoditas ini sekarang dibanderol seharga Rp140.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang stabil di angka Rp120.000 per kilogram. Kenaikan sebesar Rp20.000 ini membuat intensitas pembelian daging sapi di pasar tersebut sedikit menurun dibanding hari biasanya.

Ridwan, pedagang daging sapi setempat, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh terbatasnya ketersediaan stok di tingkat distributor.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Riau Berikan Edukasi Tertib Lalu Lintas dan Peduli Lingkungan ke Siswa Al Huda Pekanbaru

“Iya, harganya naik jadi Rp140.000. Sebelumnya kami jual Rp120.000 per kilogram. Pasokan saat ini memang agak sedikit, sementara permintaan menjelang pergantian tahun 2025-2026 justru meningkat,” jelasnya.

Kondisi serupa merembet ke komoditas ikan nila yang kini dihargai Rp40.000 per kilogram, naik dari harga normal Rp30.000 per kilogram. Namun, di tengah kenaikan harga daging, harga cabai merah Bukittinggi justru menunjukkan tren penurunan yang cukup melegakan. Dari yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp120.000, kini merosot ke kisaran Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.

Meskipun harga cabai turun, beban masyarakat tetap terasa berat akibat kenaikan harga telur dan daging. Yuni, seorang warga Pekanbaru, mengaku terkejut dengan perubahan harga yang begitu cepat.

Baca Juga :  Danrem 031/WB hadiri Buka Puasa TNI Polri dan Pemerintah Provinsi Riau

“Tadi beli ayam kaget harganya sudah Rp37.000. Belum lagi telur ayam ras yang ukuran kecil sekarang harganya Rp2.500 per butir, padahal biasanya cuma Rp1.800,” keluhnya.

Situasi ini membuat warga berharap pemerintah daerah segera melakukan intervensi pasar atau menggelar operasi pasar murah. Hal ini dianggap perlu guna menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan harga kebutuhan pokok agar tidak terus melambung hingga perayaan Tahun Baru 2026 mendatang. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Akibat Kecanduan Judol Hingga Terlilit Utang, Karyawan Cafe di Pekanbaru Gantung Diri
Rapat Pengamanan Lapas Pekanbaru Bahas Strategi Deteksi Dini Cegah Barang Terlarang
Buron Berbulan-bulan, Polisi Akhirnya Berhasil Ringkus Dalang Pencurian Brankas Emas di Pekanbaru
Diduga Bunuh Diri, Karyawan Cafe di Pekanbaru Ditemukan Tewas
Tak Henti-hentinya Diviralkan, Pengelola Gelper Jon Ketek Katakan ini
Warga Montorna Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak dengan Swadaya
Raja Hariyanto Membantah Keras Terkait Hebohnya Pemberitaan Dugaan Penipuan Lahan Sawit
Kasubbag TU Pimpin dan Berikan Amanat Apel Pagi Lapas Narkotika Rumbai

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:57 WIB

Diduga Akibat Kecanduan Judol Hingga Terlilit Utang, Karyawan Cafe di Pekanbaru Gantung Diri

Senin, 19 Januari 2026 - 15:32 WIB

Rapat Pengamanan Lapas Pekanbaru Bahas Strategi Deteksi Dini Cegah Barang Terlarang

Senin, 19 Januari 2026 - 15:02 WIB

Buron Berbulan-bulan, Polisi Akhirnya Berhasil Ringkus Dalang Pencurian Brankas Emas di Pekanbaru

Senin, 19 Januari 2026 - 12:56 WIB

Tak Henti-hentinya Diviralkan, Pengelola Gelper Jon Ketek Katakan ini

Senin, 19 Januari 2026 - 12:10 WIB

Warga Montorna Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak dengan Swadaya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page