Guru Agama SDN 01 Sebatik Dirawat di RS, Alami Trauma Diduga Akibat Diskriminasi

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Halimah, seorang guru di SDN 001 Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, yang diduga didiskriminasi kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia harus dirawat akibat syok berat setelah diduga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari kepala sekolahnya.

Nur Sakinah, anak Halimah, menyatakan keluarganya telah membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun, ia menyebut laporan tersebut sempat menemui kendala karena tindakan fisik yang diduga dilakukan terlapor tidak mengenai sasaran secara langsung.

“Alhamdulillah sudah dilaporkan ke pihak berwajib. Tapi dikarenakan lemparan kepala sekolah itu tidak kena, jadi (dianggap) tidak ada tindak pidananya,” ungkap Sakinah.

Meski tidak ada luka fisik akibat lemparan tersebut, Sakinah menegaskan ibunya menderita trauma mental yang serius. Karena itu, keluarga memutuskan membawa Halimah ke rumah sakit.

“Sekarang masih dirawat di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan,” tambahnya.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tamara Moriska turut mengecam keras insiden tersebut. Ia mendesak Dinas Pendidikan segera turun tangan dan menjatuhkan sanksi tegas jika dugaan intimidasi tersebut terbukti.

“Sangat tidak etis dan tidak profesional jika memang benar terjadi. Kalau betul, harus diberikan sanksi tegas,” tegas Tamara secara singkat, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga :  Diduga Tempat Penimbunan Minyak Bersubsidi Jenis Solar/Pertalite Kebal Hukum

Sementara itu, Kapolsek Sebatik Barat Iptu Didik Triastoro menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan memanggil kedua belah pihak. Terlapor, yakni Kepala Sekolah SDN 001 Sebatik Tengah berinisial S, telah memenuhi panggilan polisi.

“Kami sudah tangani. Kemarin sudah kami panggil kedua belah pihak, namun yang bisa hadir baru satu Kepala Sekolah, S. Sementara dari pihak pelapor, Halimah, belum bisa hadir karena masih dalam perawatan di Tarakan,” jelas Didik.

Polisi memastikan proses penyelidikan tetap berjalan sembari menunggu kondisi korban membaik. Pihak kepolisian akan fokus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi lain.

Baca Juga :  Amankan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang, Koramil 09/Mauk Patroli Siskamling

“Langkah selanjutnya kami akan BAI (Berita Acara Interogasi) terlebih dahulu dari pihak terlapor, saksi, Kepala UPT Pendidikan Sebatik, dan yang mengetahui permasalahan tersebut,” pungkas Didik. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapten Inf Triyadi Hadiri Santunan Anak Yatim yang Diselenggarakan DPC KWRI Kabupaten Tangerang
Koramil 12/Rajeg Patroli Malam Pastikan Wilayah Kondusif
Amankan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang, Koramil 09/Mauk Patroli Siskamling
PAC GP Ansor Ambunten Gelar Khotmil Qur’an, Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim
Data Inflasi AS Stabil di 2,4%, INDODAX: Pasar Kripto Cermati Arah Kebijakan The Fed
KPK: Ketum PP Japto Soerjosoemarno Diduga Menerima Jatah Bulanan dari Jasa Pengamanan Tambang
Semangat, Peningkatan Ekonomi Warga, Babinsa Dampingi Petani Rawat Cabai
Demo Penjaringan Perangkat Desa Ricuh, Kades Hoho Alkaf Dikeroyok Massa Saat Keluar Balai Desa

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:14 WIB

Kapten Inf Triyadi Hadiri Santunan Anak Yatim yang Diselenggarakan DPC KWRI Kabupaten Tangerang

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:56 WIB

Amankan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang, Koramil 09/Mauk Patroli Siskamling

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:01 WIB

PAC GP Ansor Ambunten Gelar Khotmil Qur’an, Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:56 WIB

Data Inflasi AS Stabil di 2,4%, INDODAX: Pasar Kripto Cermati Arah Kebijakan The Fed

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:57 WIB

KPK: Ketum PP Japto Soerjosoemarno Diduga Menerima Jatah Bulanan dari Jasa Pengamanan Tambang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page