SUARANEWS86.COM || DPP Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mengutuk keras aksi penyiraman air keras yang terjadi pada Aktivis Wakil Kontras Andrie Yunus yang dilakukan oleh OTK.
Tindakan pengecut para pelaku penyiraman air keras kepada Andrie Yunus (Wakil Kontras,red) merupakan perbuatan tercela yang mencoba membungkam kebebasan berekspresi.
Tindakan ini menambah daftar buruk indikator kebebasan negeri ini dan karenanya sangat berbahaya bagi demokrasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aparat hukum harus secepatnya melakukan penyelidikan dan penyidikan serta menangkap pelakunya.
“Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, harus merespon ini dengan menginstruksikan para pejabat terkait untuk menuntaskan masalah ini dengan jelas dan memberikan jaminan kebebasan berekspresi kepada rakyat,” ujar Andi Syafrani Presiden DPP LIRA, Jum’at (13/3).
Kejadian ini terjadi di saat bulan suci Ramadhan jelas ini menistakan kesucian bulan ini bagi masyarakat Muslim Indonesia.
Para pelaku tidak saja merusak demokrasi yang dijaga baik oleh para aktivis dan rakyat, tapi juga meruntuhkan citra negara ini sebagai negara demokrasi Islam terbesar di dunia.
“Kritik dalam demokrasi tidak boleh dihantui tindakan nista seperti penyiraman air keras kepada aktivis. Tindakan ini malah berpotensi memperkuat solidaritas para aktivis. Kritik harus jadi nutrisi demokrasi, bukan malah dipandang sebagai lawan yang harus disakiti, apalagi diberantas layaknya musuh,” ujarnya.




























