SUARANEWS86.COM || Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK), menegaskan bahwa aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini lebih banyak dipicu oleh masalah dalam negeri, bukan karena ditunggangi pihak asing.
Menurut JK, potensi adanya pemicu dari luar tetap ada, namun hal itu tidak akan menimbulkan gejolak apabila kondisi di dalam negeri baik-baik saja.
“Saya kira bisa saja ada (pemicu dari luar), tapi lebih banyak disebabkan oleh masalah kita sendiri,” kata JK dalam program Gaspol Kompas.com yang tayang pada Sabtu (30/8/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena walaupun ada dari luar, kalau tidak ada situasi yang memicu (dari dalam), juga tidak terjadi,” sambungnya.
JK menilai, maraknya unjuk rasa saat ini merupakan akumulasi dari kemarahan masyarakat akibat kondisi ekonomi yang sulit serta tingkah laku anggota DPR yang dinilai kerap menyulut emosi publik.
“Dari pihak rakyat itu banyak yang menganggur, banyak yang susah,”
“Kemudian, ngomongan lagi anggota DPR mengatakan tolol. Ini semua menyebabkan penyebab (demo),” kata JK, dilansir dari Kompas.com.
Ia juga menyinggung insiden tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, yang semakin memperburuk situasi di lapangan.
Meski demikian, JK mengimbau agar seluruh pihak dapat menahan diri dan tidak memperkeruh keadaan.
Ia mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa yang berkepanjangan berisiko menimbulkan krisis ekonomi yang lebih luas.
“Tentunya bagi para pejabat, para anggota DPR untuk menahan diri. Menjadi pelajaran yang besar ini,”
“Jangan bicara asal dan jangan menghina masyarakat juga. Ini semua yang menjadi penyebab masalah,” ujar JK.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





















