SUARANEWS86.COM || SUMENEP — Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Perseroda menghadirkan produk dan layanan perbankan untuk generasi muda dalam berinvestasi, yakni pembiayaan perumahan berbasis syariah.
Inovasi dan layanan perbankan berbasis syariah digital semacam ini, yakni program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) diklaim dapat mendorong bagi kaum milenial untuk memiliki hunia sendiri yang ideal.
Dan menyesuaikan dengan kondisi trend kalangan muda zaman sekarang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar H Hairil Fajar menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk nyata komitmen bank dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama kepemilikan rumah yang nyaman dan terjangkau.
Dijelaskan, bahwa program KPR ini digagas sebagai bentuk kepedulian bagi anak muda.
Oleh karenanya, sebagai lembaga keuangan milik Pemkab Sumenep hadir untuk memberikan kemudahan pembiayaan sesuai prinsip syariah.
“Kami menyadari bahwa memiliki rumah sendiri adalah impian banyak keluarga.”
“Melalui fasilitas KPR Syariah ini, kami berupaya memberikan kemudahan akses pembiayaan dengan sistem yang adil dan transparan, tanpa bunga dan tanpa riba, sesuai prinsip syariah,” kata Hairil Fajar saat dikonfirmasi TribunMadura.com pada Senin (8/7/2025).
Program tersebut lanjutnya, menyasar masyarakat perkotaan dan termasuk generasi milenial yang ingin memiliki hunian di kawasan strategis seperti perumahan Batu Permata Sumekar.
Melalui skema cicilan fleksibel, proses cepat dan layanan ramah nasabah BPRS Bhakti Sumekar mendorong lebih banyak masyarakat mewujudkan impian memiliki rumah tanpa terjebak sistem konvensional.
“Program KPR Syariah ini akan menjadi alternatif dari sistem perbankan konvensional,” tegas Hairil Fajar.
Pihaknya menegaskan, bahwa perusahaan BUMD ini diawasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Karena itulah, program tersebut, tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga jaminan keamanan bagi dana nasabah.
“Kami hadir untuk terus lebih dekat dengan masyarakat melalui edukasi digital dan informasi pembiayaan yang mudah diakses. Ini bagian dari transformasi layanan perbankan syariah berbasis teknologi,” terangnya. (Ions)

























