SUARANEWS86.COM || SUMENEP — Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabah.
Terbaru, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep itu meluncurkan sebuah menu baru guna mempermudah nasabah dalam bertransaksi ‘Bebas Ribet Top Up Dompet Digital Dengan BBS Mobile’.
Dengan memanfaatkan menu baru dalam BBS Mobile tersebut, nasabah punya solusi perbankan yang mudah, praktis, dan memberikan kemudahan bagi seluruh nasabah dalam bertransaksi keuangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi setiap pengguna Mobile Banking BPRS sekarang bisa praktis dan mudah dalam bertransaksi keuangan,” ujar Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar.
Dikatakan, BBS sendiri merupakan aplikasi Mobile dari BPRS Bhakti Sumekar yang menawarkan berbagai layanan keuangan, termasuk transfer, pembayaran, pembelian dan mutasi. Aplikasi ini dirancang secara khusus untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan hanya melalui smartphone.
“Fitur top up e-wallet ini kami hadirkan agar nasabah kami bisa melakukan transaksi digital dengan lebih praktis, tanpa perlu keluar rumah. Mulai dari Rp10 ribu hingga Rp 1 juta bisa diisi langsung melalui BBS Mobile,” imbuhnya.
Selain itu juga pihaknya menekankan bahwa biaya administrasi layanan ini sangat terjangkau, dengan tarif paling rendah hanya Rp 1.500 tergantung pada jumlah dan jenis dompet digital yang digunakan.
Tidak hanya untuk top up e-wallet, BBS Mobile juga sudah dilengkapi dengan fitur pembayaran lainnya, seperti pembelian token listrik, pembayaran tagihan air (PDAM), dan layanan digital lain yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
Layanan ini bisa dinikmati oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan seperti Sapeken dan Masalembu. Jaringan kantor cabang BPRS Bhakti Sumekar yang tersebar di seluruh kecamatan, termasuk Kabupaten Pamekasan, mendukung aktivasi BBS Mobile secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, baik di kota maupun daerah terpencil, dapat mengakses layanan keuangan digital yang andal dan inklusif,” pungkasnya. (Ions)





















