Baru 2 Hari Dibuka, Sudah 15.933 Aduan Masuk ke WA ‘Lapor Pak Purbaya’, Terbanyak Aduan Bea Cukai

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan telah menerima 15.933 aduan masyarakat melalui pesan singkat WhatsApp ‘Lapor Pak Purbaya’, sebagian besar aduan menyoal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“15.933 WA (WhatsApp) yang masuk ke kita, yang ucapan selamat dari 2.459 (pesan) ya. Muji-muji lah, lumayanlah. Sisanya 13.285 (aduan) sedang diverifikasi. Ini ada 10 yang mau dikerjakan,” kata Purbaya, di kantornya, Jakarta, Jumat.

Ia menyebut sebagian besar laporan terkait perilaku pegawai Bea Cukai di lapangan yang dinilai tidak mencerminkan integritas aparatur negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu aduan yang ia bacakan berasal dari seorang pegawai wiraswasta yang merasa risih melihat sekelompok petugas Bea Cukai berkumpul setiap hari di sebuah jaringan kedai kopi ternama sambil membicarakan urusan bisnis.

“Yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset, bagaimana mengamankan aset, baru dapat kiriman mobil bagaimana, jualnya bagaimana. Mohon diawasi dan ditindak. Saya wiraswasta risih lihat (mereka) bergerombol, ngobrol keras-keras seharian setiap hari dengan baju dinas Bea Cukai,” demikian isi pesan tersebut yang dibacakan Purbaya ke awak media.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Jambret Handphone Bocah di Jalan Melati Indah

Menanggapi laporan itu, Purbaya menegaskan tidak akan menolerir praktik semacam itu. Ia bahkan berjanji akan langsung memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terlibat.

“Jadi saya baru tahu, walaupun kita sudah menggebrak-gebrak, masih di bawah seperti ini. Artinya mereka enggak peduli, dianggapnya saya main-main. Bilang, hari Senin depan, kalau ada yang ketemu begini lagi. Saya akan pecat,” ujarnya.

Selain perilaku oknum pegawai, aduan publik juga banyak menyasar praktik peredaran barang ilegal. Salah satunya mengenai maraknya peredaran rokok tanpa cukai di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Dalam laporan itu, salah satu masyarakat menilai pengawasan aparat Bea Cukai setempat tidak menyentuh akar permasalahan, yakni distributor besar alias para cukong. Mereka menilai aparat justru lebih sering melakukan razia ke warung-warung kecil.

Baca Juga :  Polda Riau Berangkatkan 290 Personel ke Sumatera Barat Bantu Penanganan Bencana dan Serahkan Bantuan

“Mereka (petugas) Bea Cukai seperti tutup mata dan telinga. Padahal harusnya distributor besar ini yang dibasmi bukan warung-warung kecil yang mereka sebenarnya hanya sekadar menyambung hidup, walaupun itu salah. Semoga Bapak dapat menindaklanjuti laporan ini karena ini sudah seperti pembiaran oleh Bea Cukai. Cukong-cukong distributor ini masih tetap beroperasi sampai detik ini,” ujar Bendahara Negara itu, membacakan laporan lainnya.

Purbaya menegaskan sejumlah laporan yang dibacakan bakal segera ditindaklanjuti.

Kementerian Keuangan telah membentuk tim khusus yang terdiri dari staf ahli Dirjen Bea Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak untuk memilah hingga membereskan masalah tersebut.

“Mereka (tim khusus) punya pengalaman cukup banyak. Mereka akan list. Mereka kan tahu ini orang-orang Bea Cukai, siapa sih cukong-cukongnya. Dan saya suruh list di setiap daerah siapa cukong-cukongnya. Nanti kalau ada gangguan atau barang (ilegal) masuk, dan link ke cukong tersebut, cukongnya kita proses,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga :  Lindungi Perempuan dan Anak, Pemerintah Blokir Akses AI Grok

Lebih lanjut, menurut Menkeu, upaya penertiban tidak hanya akan difokuskan pada tindakan individual, tetapi juga pembenahan budaya organisasi di seluruh jajaran direktorat jenderal di Kementerian Keuangan.

Menurutnya, kanal pengaduan langsung masyarakat menjadi mekanisme penting dalam memperkuat pengawasan publik terhadap aparatur negara. Melalui kanal tersebut, ia berharap reformasi birokrasi di lingkup Kementerian Keuangan dapat berlangsung lebih cepat dan terukur.

“Pada dasarnya seperti itu jadi masukan yang amat berguna buat kita, dan kita akan follow up. Enggak main-main, saya harapkan dengan begitu nanti governance culture-nya pemerintah atau Bea Cukai bisa berubah,” ujarnya.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memiliki layanan pengaduan publik bernama ‘Lapor Pak Purbaya’ untuk menampung keluhan masyarakat terkait pajak dan bea cukai.

Masyarakat yang memiliki keluhan terhadap layanan pajak atau bea cukai dapat mengirimkan pesan langsung melalui layanan pesan singkat WhatsApp ke nomor 082240406600. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cair Awal Ramadhan 1447 H , Menkeu Purbaya Siapkan Rp 55 Triliun untuk THR ASN, TNI-Polri
Langit Indonesia saat Ramadhan 1447 H akan Dihiasi Gerhana Bulan Total, Catat Waktunya!
Prajurit Kostrad Raih Penghargaan Kartika Awards atas Prestasi Emas di AARM ke-33
Pj Sekda Kota Pekanbaru Lantik 25 Pejabat Eselon III dan IV, Berikut Daftarnya!
DPP LIRA: Pers Harus Jadi Garda Penjaga Nurani Rakyat
Menkeu Purbaya Kesal: Tak Ada Sosialisasi, BPJS Hentikan Iuran PBI secara Mendadak
TNI AD Lantik 20 Atlet Jalur Perwira Khusus, Berikut Daftarnya!
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar Lantik 22 Pejabat Eselon III dan IV, Berikut Daftarnya!

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:32 WIB

Cair Awal Ramadhan 1447 H , Menkeu Purbaya Siapkan Rp 55 Triliun untuk THR ASN, TNI-Polri

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:08 WIB

Prajurit Kostrad Raih Penghargaan Kartika Awards atas Prestasi Emas di AARM ke-33

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:55 WIB

Pj Sekda Kota Pekanbaru Lantik 25 Pejabat Eselon III dan IV, Berikut Daftarnya!

Senin, 9 Februari 2026 - 22:08 WIB

DPP LIRA: Pers Harus Jadi Garda Penjaga Nurani Rakyat

Senin, 9 Februari 2026 - 17:27 WIB

Menkeu Purbaya Kesal: Tak Ada Sosialisasi, BPJS Hentikan Iuran PBI secara Mendadak

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page